Selasa, 26 Maret 2019

Seorang Bug Hunter Berusia 15 Tahun Dari Indonesia Mampu Membobol Situs KPU dan NASA





Secara tidak sengaja saya temukan berita ini dari postingan instagramnya Mata Najwa menemukan judul Bukan Hacker Biasa dengan cuplikan video saya coba lihat dan pahami dan asaya tertarik sekali dengan postingan tersebut lalu dari postingan tersebut mengarahkan saya untuk lihat videonya secara utuh di Narasi TV, saya lihat videonya beberapa kali saking takjub nya.

Keamanan siber di Indonesia terbilang rawan, terutama karena tidak dilengkapi dengan ketersediaan ahli yang memadai. Di tengah kelangkaan ini, ada seorang remaja berusia 15 tahun, berhasil menembus ratusan situs hingga ke situs dengan pengamanan ketat berlapis seperti NASA. Padahal ia bersekolah di madrasah yang tidak ada pelajaran komputer. Namanya Putra Aji Adhari.

Bagaimana ia bisa belajar pemrograman dan berhasil meretas ratusan website? Dan mengapa ia lebih suka disebut sebagai “bug hunter” dan “hacker topi putih”? Tonton secara lengkap untuk menemukan jawabannya.( Sumber: Caption Narasi TV ).

Lihat Video Nya disini Bukan Hacker Biasa

Saya sampai berpikir jauh  setelah melihat video tersebut seorang anak usia 15 Tahun yang bersekolah di sebuah Madrasah dengan belajar otodidak mampu menjadi hacker dengan segudang prestasi membuat saya berdecak kagum namun saya berpikir miris juga setidaknya yang saya ketahui kemanan Hp, Email bahkan blog saya sendiri sangat rentan untuk di hack orang padahal saya sendiri sampai membuat 3 tingkat keamanan tapi lihat video tersebut bukan lah suatu hal yang sukar untuk seorang Putra Aji Adhari.

Dalam benak saya bagaimana dengan situs Pemerintah kita bahkan yang saya pahami komputer di Desa dan Kecamatan itu tersambung ke internet dengan tidak menggunakan antivirus yang baik bahkan sebagian OS nya dan aplikasi lainnya bajakan padahal di dalamnya terdapat data penduduk mulai dari alamat dan pekerjaan semua terdapat dalam komputer tersebut.

Menjadi pekerjaan rumah yang berat untuk pemerintah supaya bisa membenahi masalah ini padahal pemerintah sudah mewacanakan Tol Langit dengan Palapa Ring yang membuat semua daerah di seluruh peloksok indonesia akan terjangkau jaringan internet dan kementrian Pendidikan harus merespon ini dengan dana yang besar dari APBN sebesar 20% harus mampu membuat infrastruktur dan menata ulang kurikulum yang memasukan mata pelajarana komputer secara dini.

Tulisan ini dibuat untuk menyadarkan kita terutama saya ternyata dunia maya harus di sikapi dengan bijak dan benar karena kemanan nya tidak semudah yang kita kira, hal-hal yang sensitif harus kita amankan sebelum di hacker orang semoga tidak ada yang berniat jahat terhadap kita amin..... 

add your comment
EmoticonEmoticon