Selasa, 22 Januari 2019

Generasi Pesona Indonesia Cianjur


Generasi Pesona Indonesia (GenPI) adalah sebuah komunitas yang dibentuk oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia. GenPI merupakan pengejawantahan dari program promosi wisata “go digital” yang tengah gencar dilakukan oleh Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia. Anggota GenPI terdiri atas anak-anak (berjiwa) muda yang selama ini aktif melakukan promosi pariwisata melalui media sosial seperti blog, facebook, twitter, instagram, dan lain lain. Karena fokus promosi dalam dunia digital maka anggota GenPI sering dijuluki Laskar Digital Merah Putih. Sejarah berdirinya GenPI bermula dari komunitas Wonderful Lombok Sumbawa yang digawangi Taufan Rahmadi selaku Ketua BPPD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Komunitas ini memulai kegiatan pada 15 Desember 2015 dengan hanya 12 relawan. Tujuan pendiriannya adalah membangun pariwisata NTB melalui medsos, membuat akun medsos, dan membesarkannya untuk kepentingan promosi pariwisata Lombok Sumbawa. Pada September 2016, komunitas ini resmi mengganti namanya menjadi GenPI Lombok Sumbawa, lalu diresmikan secara langsung oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, pada 3 Oktober 2016. GenPI Jawa Barat sendiri dikukuhkan pada hari Sabtu, 6 Agustus 2016, di The Green Forest Resort Bandung oleh Katijah, Kepala Bidang Target Pasar yang mewakili Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara (Asdep SP2N) yang saat itu masih dijabat oleh Waty Moenari. Dari sejarah di atas GenPI Jabar adalah komunitas kedua yang dibentuk setelah GenPI Lombok Sumbawa. Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan bahwa pembentukan GenPI merupakan salah satu bentuk komitmen Kemenpar untuk menghidupkan media sosial (Medsos) di kalangan anak-anak muda Indonesia. Apalagi untuk memenangkan pasar pariwisata dunia, Indonesia harus menguasai dunia digital. “More Digital, More Personal! More Digital, More Global! More Digital, More Professional!”





GenPI merupakan generasi milenial yang mempunyai kemampuan lebih dalam dunia internet. Ini generasi berbasis komunitas yang memililiki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia baik melalui blog, media sosial, dan lainnya kepada masyarakat luas. Semula GenPI dibentuk sebagai bagian tim pemenangan kompetisi World Halal Tourism Award (WHTA) tahun 2016 dan hasilnya luar biasa, Indonesia berhasil memenangkan 12 penghargaan bergengsi tersebut dari 16 kategori yang dikompetisikan, ini harus dijaga dan dilanjutkan. Seiring berjalannya waktu, GenPI kemudian dijadikan komunitas resmi Kemenpar yang mempunyai peran untuk membantu Kemenpar dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia. Tujuan pembentukan GenPI untuk mendukung program pemasaran pariwisata Indonesia sehingga terjadi percepatan, peningkatan, dan perluasan capaian promosi pariwisata Indonesia. Sampai saat ini sudah lebih dari 2000 orang terdaftar menjadi anggota GenPI dari 13 provinsi yakni Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Aceh, Sumatera Barat, Maluku, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau, Jogjakarta, Banten, Nusa Tengara Timur, dan terakhir Lampung.


Anggota GenPI Jabar sendiri sekarang aktif 60 (enam puluh) orang dengan koordinator yang ditunjuk adalah Ghera Nugraha. GenPI sendiri memiliki format community base, tidak boleh ditunggangi oleh apapun dan siapapun. Tidak perlu memikirkan siapa ketuanya atau siapa pengurusnya. Jiwa mereka adalah relawan yang memiliki semangat pantang menyerah. Menjadi anggota GenPI itu mudah, asal memiliki tiga aset, yaitu mau berkomunitas, memiliki akun dan waktu untuk bersosmed, dan memiliki minat di bidang pariwisata. Salah satu bukti keunggulan GenPI di media sosial adalah keberhasilan mereka membuat trending topic di twitter tentang acara pariwisata di daerahnya masing-masing.






Profil GenPI Cianjur Cianjur merupakan daerah di Jawa Barat yang memiliki segudang potensi pariwisata yang sangat menakjubkan untuk di kunjungi, Daerahnya yang sejuk dan masih rendah akan polusi membuat para wisatawan memilih daerah ini untuk menghabiskan waktu liburannya, selain keindahan alam, Adat budaya dan dan daya tarik masyarakat yang mengagumkan, Cianjur juga terkenal dengan kulinernya yang ga kalah dengan daerah lain. Peran serta masyarakat dalam memelihara sumber daya alam dan budaya yang dimiliki merupakan andil yang besar dan berpotensi menjadi daya tarik wisata. Masyarakat sebagai komponen utama dalam pembangunan pariwisata berbasis masyarakat, mempunyai peranan penting dalam menunjang pembangunan pariwisata daerah yang ditujukan untuk mengembangkan potensi lokal yang bersumber dari alam, sosial budaya ataupun ekonomi masyarakat karena masyarakat mempunyai peran yang sangat penting dalam menunjang pembangunan pariwisata. Generasi Pesona Indonesia (GenPI) merupakan salah satu wadah sukarela yang sangat tepat bagi setiap lapisan masyarakat yang serius dan fokus untuk pengembangan Pariwisata di Daerah khususnya di Cianjur dan umumnya di Indonesia, hadirnya GenPI sangat membantu pada promosi pariwisata, GenPI di bentuk oleh Kementrian Pariwisata yang merupakan pengejawantahan dari program promosi wisata “go digital” yang tengah gencar dilakukan oleh Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia. Berawal dari perkumpulan beberapa komunitas yang ada di Cianjur berbekal pengetahuan tentang GenPI, berupa sosialisasi melalui media sosial yang dilakukan GenPI Jawa Barat, maka dibentuklah GenPI Cianjur, yang beranggotakan anak anak berjiwa muda dan aktif di media sosial. GenPI Cianjur dikukuhkan secara resmi tanggal 17 November 2019 oleh Gubernur Jawa Barat , dengan jumlah anggota keseluruhan mencapai 100 anggota. dalam operasionalnya selalu berkoordinasi dengan GenPI Jawa Barat. Melalui berbagai proses pencarian dan pertimbangan, GenPI Cianjur dengan koordinasi Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Diparpora) Kab. Cianjur.





Mudaha-mudahan dengan adanya komunitas seperti Genpi Kab. Cianjur bisa menjadi destinasi wisata mendunia saya kutip pernyataan Bapak Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat di acara Sholat Subuh Berjamaah di Mesjid Agung Kaum Cianjur "Cianjur Seperti Batu Akik Yang Belum Di Poles Dan Kalau Di Poles Bisa Jadi KinClong" karena cianjur secara Geografis sangat di untungkan dengan akses yang dekat dengan Jakarta dan Bandung kalau Kab. Garut yang lebih jauh bisa kenapa Cianjur tidak bisa dengan potensi yang cukup beragam mulai dari wisata kuliner, Curug, Hutan, Aliran Sungai, Pantai, Kerajinan Tangan, Budaya, Situs Megalitikum perlu dipasarkan dan dikelola lebih modern dengan sentuhan buday, mari kita sama-sama majukan Pariwisata Cianjur demi kesejahtraan masyarakat Cianjur Amin.......

add your comment
EmoticonEmoticon